Wednesday, 31 December 2014
PENGARUH MUSIK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER
  • Title : PENGARUH MUSIK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER
  • Author :
  • Date : 14:07:00
  • Labels :

PENGARUH MUSIK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER


Pengaruh musik dalam pembentukan karakter manusia terutama disaat-saat remaja dan awal dewasa cukup signifikan. Dari fashion, gaya hidup, bahkan ideologi seseorang dapat terpengaruh dari warna musik mereka. Hampir semua manusia memiliki selera musik yang berbeda-beda. Dari Classic sampai musik keras seperti Rock, Hard Rock bahkan Heavy Metal. Khusus untuk musik cadas/keras inilah yang mendapatkan perhatian serius khalayak umum.
Pandangan umum tentang penggemar musik keras saat ini cukup mengkhawatirkan. Para metalheads (istilah untuk fans metal) dianggap Buruk, kriminal, suicide, drug-use dan identik dengan kekerasan.
APAKAH INI BENAR…?
Jawabnya tidak sepenuhnya benar. Beberapa penelitian berikut membuktikan bahwa metalheads tidak selamanya buruk. Pelajar-pelajar atau mahasiswa di perguruan tinggi yang menyukai musik alternatif, rock atau heavy metal rata-rata memiliki IQ yang tinggi, terutama pada soal-soal yang membutuhkan abstraksi (Walker & Kreiner, 2006).
The Calgary Herald juga melaporkan bahwa remaja dengan tingkat intelejensi tinggi secara natural menyukai musik heavy metal, hal ini dikarenakan tekanan hidup yang keras. Mendengarkan musik heavy metal seperti melepaskan emosi dan kemarahan diri secara internal serta dapat membantu relaksasi setelah mendengarkannya, membantu dalam bekerja lebih keras serta menaikkan performa akademiknya.
Para metalheads lebih memiliki keberanian dalam mengambil resiko dalam memutuskan sebuah perkara (Becknell, 2008). Pengambilan keputusan tersebut seperti menyetujui sebuah tindakan kriminal dan tidak memikirkan konsekuensinya. Hal ini dikarenakan pengaruh kuat musik tersebut secara pesonal dan psikologis mereka, adalah musik yang energik dan lebih berbahaya (McNamara, L., & Ballard, M.E, 1999).
Shaleen L. Coss dari Psychology Department of Loyola University juga menemukan bahwa partisipan yang mendengarkan musik heavy metal dengan lirik dan musik tentang kekerasan (violent) dapat mengurangi perasaan depresi daripada partisipan yang mendengarkan musik non-violent. Mereka juga menemukan bahwa partisipan yang mendengarkan musik metal dapat menghargai dirinya lebih tinggi daripada partisipan yang lain karena pengaruh empati musik keras.
Tidak ada hubungan langsung antara musik dan pengguna obat-obatan (drug-use) serta relasi antara keduanya (McNamara & Ballard, 1999). Peminum alkohol dan/atau obat-obatan oleh orang tua menjadi pengaruh terbesar bagi anak-anak untuk menggunakan obat dan alkohol (Farrell & Strang, 1991).
SUMBER :
http://www.ehow.com/info_8435885_effects-heavy-metal-music-teenagers.html

0 komentar:

Post a Comment